DETAIL DOCUMENT
KARAKTERISTIK SENSORI DAN HEDONIK ABON CABAI IKAN TERI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Djuanda
Author
Ramadani, Rani
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2023-11-01 03:50:42 
Abstract :
Abon merupakan suatu jenis makanan kering berbentuk khas yang dibuat dari daging yang direbus dan disayat-sayat, diberi bumbu, digoreng, kemudian dipres. Cabai merah keriting dalam bentuk segar memiliki daya simpan yang tidak lama akibat kerusakan mikrobiologi/fisiologi karena serangan mikroba Colletrothicum capsici dan kerusakan fisiologis karena proses respirasi buah pada saat penyimpanan. Ikan teri nasi (Stolephorus commersonii) merupakan lauk mina tinggi protein, seluruh badannya dapat dikonsumsi sehingga memungkinkan penyerapan zat gizi yang maksimal. Protein teri tersusun atas beberapa macam asam amino esensial. Pada penelitian ini dilakukan pengolahan abon cabai dengan penambahan ikan teri untuk meningkatkan keanekaragaman pangan. penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu perbandingan bubuk cabai dan ikan teri (20g : 10g), (25g : 15g), (30g : 20g), (35g: 25g). Analisis produk meliputi uji mutu sensori dan hedonik untuk menentukan produk terpilih, kemudian dilakukan analisis kimia meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, kadar serat kasar dan kadar karbohidrat. Analisis data yang digunakan adalah ANOVA dan uji lanjut Duncan dengan selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abon terpilih dengan perbandingan bubuk cabai 25g dan ikan teri 15g. Hasil uji mutu sensori produk abon menunjukkan bahwa warna abon merah tua, beraroma ikan teri, rasa pedas dan bertekstur agak kasar. Uji hedonik parameter warna, rasa, aroma, tekstur menunjukkan panelis agak menyukai abon. Kandungan kimia abon terpilih mengandung kadar air 4,02%, kadar abu 7,01%, kadar protein 15,06%, kadar lemak 16,55%, kadar serat kasar 1,39% dan kadar karbohidrat 57,36%. Kata kunci : Abon, cabai merah, ikan teri. 
Institution Info

Universitas Djuanda