Abstract :
Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) adalah kegiatan
pemberian makanan kepada peserta didik sekolah dasar dalam bentuk kudapan
yang aman dan bergizi, dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan.
Kukis yang memiliki tekstur serta rasa yang enak dan cocok untuk dijadikan
selingan pada berbagai kalangan usia, terutama pada anak-anak sekolah. Penelitian
ini bertujuan sebagai diversifikasi produk pangan lokal penunjang Pemberian
Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) serta sebagai alternatif penderita
intoleranti gluten, dilakukan menggunakan bahan baku tepung kedelai dan tepung
biji bunga matahari sebagai pengganti tepung terigu dalam pembuatan kukis.
Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor
dengan 4 taraf perlakuan dan 2 kali pengulangan. Analisis produk merujuk kepada
regulasi pangan yaitu SNI 2973-2022 meliputi uji sensori, uji hedonik, uji kimia.
Analisis data penelitian menggunakan uji sidik ragam dengan uji lanjut Ducan pada
taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian didapatkan kukis produk terpilih memiliki
kadar air (3,81%), kadar abu (0,12%), serat kasar (24,57%), lemak (14,17%),
protein (10,96%), karbohidrat (70,92%). Mutu sensori berupa warna kuning
kecoklatan, aroma tidak langu, rasa manis dan tidak langu, tekstur renyah serta
memiliki penilaian hedonik kearah suka pada semua parameter aroma, warna, rasa,
tekstur dan overall. Karakteristik mutu sensori, hedonik, dan kimia yang memenuhi
persyaratan, sehingga kukis tepung kedelai dengan penambahan tepung biji bunga
matahari dapat dijadikan sebagai alternatif PMT-AS dengan pemenuhan asupan
gizi mencapai 91,01%.
Kata kunci : biji bunga matahari, kedelai, kukis