Abstract :
Whey adalah limbah dari pembuatan keju, berbentuk cair dan berwarna
putih kekuningan, untuk memperbaiki mutu whey, penambahan buah naga merah
dapat dilakukan karena buah naga merah mengandung zat warna antosianin
sehingga berpotensi dikembangkan menjadi pangan fungsional, salah satu nya
diolah menjadi minuman berkarbonasi. Minuman berkarbonasi adalah minuman
yang memiliki ciri khas perasaan menggigit di mulut padaksaatkdiminum,
pembuatan minumanBberkarbonasi dalam skala rumah tangga dapat dilakukan
dengan menggunakan natrium bikarbonat. Tujuan penelitian ini adalah
mempelajari pengaruh perbandingan whey:sari buah naga merah dan konsentrasi
natrium bikarbonat terhadap mutu minuman berkarbonasi.PPenelitian
iniimmenggunakan RAL dua faktor yaitu perbandingan whey:sari buah naga merah
(100:0, 75:25, 50:50) dan konsentrasi natrium bikarbonat (0,6%, 0,8%,
1,0%)ddengan duakkali ulangan..Analisis produk meliputi uji pH, total padatan
terlarut, total asam dan kadar CO2. Minuman berkarbonasi terpilih dilakukan uji
organoleptik, hedonik, kadar vitamin C dan antioksidan. Hasil menunjukan bahwa
minuman berkarbonasi terpilih adalah formulasi perbandingan whey:sari buah naga
merah (50:50) dengan penambahan natrium bikarbonat 0,6%. Minuman
berkarbonasi terpilih memiliki pH 5,90, totalppadatannterlarut 16,40%, total asam
2,9x10-3%, CO2 361,565 ppm, vitamin C 1,971 mg/100g, aktivitas antioksidan
60,8% dan memiliki skor efek karbonasi antara sedikit terasa hingga terasa, nilai
hedonik rasa 6,015, warna 7,627, aroma 5,920, dan overall 6,970.
Kata kunci : Buah naga merah, minuman berkarbonasi, natrium bikarbonat, whey.