Abstract :
Brownies merupakan jenis family cake yang berwarna dan beraroma cokelat, tidak
mengembang, tekstur bagian dalam moist (lembab) dengan bagian atas yang bertekstur
kering, dan memiliki rasa yang manis. Tepung ubi jalar orange memiliki warna orange
yang disebabkan oleh adanya kandungan betakaroten dalam bentuk provitamin A
yang berfungsi sebagai antioksidan. Selain itu tepung ubi jalar orange mengandung
karbohidrat yang tinggi tetapi memiliki kandungan protein yang rendah sehingga
dilakukan penambahan tepung kacang merah untuk menambah kadar protein pada
brownies kukus yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan
tepung ubi jalar orange dan tepung kacang merah terhadap kadar proksimat, sifat
organoleptik dan kadar antioksidan brownies kukus. Penelitian ini menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu perbandingan tepung ubi jalar
orange dan tepung kacang merah (100:0), (75:25), (50:50) dan (25:75). Analisis
data yang digunakan adalah ANOVA dan Uji Lanjut Duncan dengan selang
kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brownies kukus terpilih
adalah perlakuan A1 (tepung ubi jalar orange 75% dan tepung kacang merah 25%).
Brownies kukus terpilih memiiki kadar air 33,48%, kadar abu 1,39%, kadar protein
6,11%, kadar lemak 13,89 dan kadar karbohidrat 45,12%. Hasil uji mutu sensori
menunjukkan terasa ubi jalar orange (skor 7,58), agak terasa kacang merah (skor
6,13), warna agak orange cerah (skor 6,47), aroma agak tercium ubi jalar orange
(skor 6,64), dan agak tercium aroma kacang merah (skor 5,55), serta tekstur padat
lembut (skor 7,25). Hasil uji hedonik memiliki nilai kesukaan pada parameter rasa
(skor 7,03), warna (skor 7,19), aroma (skor 6,77), tekstur (skor 7,15) dan overall
(skor 7,09). Hasil rata-rata uji aktivitas antioksidan pada produk terpilih A1 (75:25)
pada konsentrasi sampel 40 ppm didapatkan nilai inhibisi sebesar (45,01%), 60 ppm
(46.14%), 80 ppm (51,12%) dan 100 ppm (52,08%).
Kata kunci : Brownies kukus, tepung ubi jalar orange, tepung kacang merah.