Abstract :
Stok daging sapi yang terbatas dan permintaan daging sapi yang tinggi jelang Hari
Besar Keagamaan Nasional (HBKN) kerap berimbas pada kenaikan harga daging sapi.
Hal ini kadang disalahgunakan oleh beberapa oknum pedagang yang ingin mendapatkan
keuntungan lebih banyak, salah satunya yaitu melakukan pemalsuan (food fraud) dengan
cara mencampurkan daging sapi yang halal dengan daging yang tidak halal seperti babi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jenis protein pada daging sapi dan
daging babi berdasarkan berat molekulnya menggunakan metode SDS-PAGE (Sodium
dodecyl-sulfate polyacrylamide gel electrophoresis). Analisis ata dilakukan dengan cara
kuantitatif berdasarkan perhitungan berat molekul (BM) dari masing-masing protein yang
didasarkan pada marker yang tersedia. hasil analisis sds-page dapat membedakan berat
jenis molekul protein pada daging sapi dan daging babi namun pada profil jenis protein
daging sapi daging babi mengalami kesama dalam nama jenis protein. Untuk dari jenis
protein pada sapi berdasarkan hasil penelitian ditemukan miosin, lysozyme. ovalbumin.
Sedangkan pada babi ditemukan jenis protein miosin, lysozyme, aprotinin. Soybean-trypininhibitor. ovalbumin, carbonic anhydrase.