Abstract :
Pola konsumsi minuman berpemanis yang tinggi meningkatkan kejadian
diabetes mellitus. Untuk itu, dengan adanya produk dengan klaim less sugar dan
sugar free diharapkan dapat mengurangi angka kejadian penyakit diabetes mellitus.
Tantangan dari produk dengan klaim ini adalah tingkat kesukaan konsumen yang
menurun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan utuk memformulasikan,
mengetahui dan memvalidasi sejauh mana pengaruh produk dengan klaim rendah
gula dan bebas gula terhadap karakteristik sensori dan emosional panelis. Produk
yang dianalisis adalah minuman rasa jeruk dengan metode Hedonic Rating Test
(HTT), Hedonic Ranking Test (HRT), Rate All That Apply (RATA), Emotional
Sensory Mapping (ESM) dan Check All That Apply (CATA) pada 54 panelis.
Atribut sensori diperoleh dari sumber data perusahaan, sedangkan atribut emosi
diperoleh dari EsSense dan EsSense25. Atribut emosi di screening dengan
menggunakan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan
produk hasil reformulasi berhasil dan lebih disukai dibandingkan produk full sugar.
HTT dan HRT kedua produk berklaim berpengaruh nyata pada tingkat kesukaan
panelis. Pada segi emosi, produk less sugar dan sugar free memiliki atribut emosi
yang positif, sedangkan produk full sugar memiliki atribut emosi negatif. Emosi
negatif ini berkorelasi dengan nilai kesukaan produk full sugar yang lebih rendah
dari sugar free dan less sugar.
Kata kunci : RATA, ESM, CATA, minuman rasa jeruk, gula