Abstract :
Bakso biasanya dari daging sapi dengan harga relatif mahal sehingga perlu
alternatif lain untuk memperoleh harga jual lebih murah. Salah satu bahan tersebut
adalah Mechanically Deboned Meat (MDM). Penggunaan MDM menghasilkan
bakso dengan tekstur kurang baik sehingga perlu penambahan bahan pengenyal.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penambahan bahan pengenyal pada
karakteristik kimia serta sensori bakso MDM ayam. Rancangan percobaan yang
digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu penambahan
jenis pengenyal (Kontrol, Karagenan 3%, STPP 0,3%, dan Transglutaminase
0,9%). Uji sensori serta hedonik dilakukan menggunakan skala garis kemudian
dianalisis dengan analisis sidik ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncan dengan
selang kepercayaan 95%. Produk terpilih akan dianalisis kimia meliputi uji kadar
air, abu, protein, dan lemak. Karakteristik mutu terpilih adalah warna putih
keabuan, aroma kurang amis, tekstur kekenyalan agak mendekati bakso, dan rasa
kurang terasa daging. Uji hedonik pada perlakuan karagenan 3% adalah paling
disukai panelis dengan warna suka, aroma suka, tekstur suka, rasa agak suka, dan
overall suka. Bakso MDM ayam terpilih berdasarkan mutu sensori dan hedonik
adalah karagenan 3%. Hasil uji kimia produk terbaik mempunyai nilai kadar air
47,72%, kadar abu 1,76%, kadar protein 8,27%, dan kadar lemak 6,67%.
Berdasarkan penelitian ini bisa diperoleh kesimpulan bakso MDM ayam dengan
penambahan pengenyal yang berbeda memiliki karakteristik sensori yang berbeda
namun tidak berpengaruh pada tingkat kesukaan panelis.
Kata Kunci : bakso, mechanically deboned meat, pengenyal