Abstract :
Kerupuk merupakan makanan ringan yang terbuat dari tapioka. Penelitian ini
bertujuan untuk menambah keanekaragaman produk kerupuk, mempelajari dan
menganalisis pengaruh dari penambahan pasta tulang ikan lele dan tepung ampas
tahu terhadap sifat sensori dan hedonik, menganalisis sifat kimia (kadar air, abu,
protein, kalsium) dan fisik (daya kemekaran) dan menentukan produk terpilih.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL)
satu faktor yaitu perbandingan penambahan pasta tulang ikan lele dan tepung ampas
tahu dengan empat taraf perlakuan yaitu (0% : 0%), (15% : 15%), (20% : 10%), dan
(25% : 5%). Analisis data yang digunakan adalah ANOVA dengan Uji Lanjut
Duncan selang kepercayaan 95%. Hasil analisis sensori dan hedonik kerupuk
berpengaruh nyata pada warna, aroma I (tulang ikan lele), aroma II (tepung ampas
tahu), rasa, tekstur dan overall. Peningkatan konsentrasi tepung ampas tahu dapat
menghasilkan warna, aroma, rasa dan tekstur yang mengalami penurunan. Produk
terpilih yaitu kerupuk perlakuan A4 dengan penambahan pasta tulang ikan lele 25%
dan tepung ampas tahu 5% menghasilkan warna ke arah kuning kecoklatan (5,66),
aroma I ke arah tidak amis (7,03), aroma II ke arah tidak langu (6,48), rasa ke arah
asin (6,75), tekstur ke arah renyah (8,78). Hasil hedonik menghasilkan warna ke
arah suka (8,02), aroma I ke arah suka (7,94), aroma II ke arah suka (7,82), rasa ke
arah suka (7,92), tekstur ke arah suka (9,00), dan overall ke arah suka (8,78). Produk
kerupuk terpilih memiliki kadar air 5,41%, kadar abu 7,57%, kadar protein 5,40%,
kadar kalsium 3,801%, dan uji fisik (daya kemekaran) 465,34%.
Kata kunci: kerupuk, tulang ikan lele, tepung ampas tahu