DETAIL DOCUMENT
KARAKTERISTIK SENSORI DAN FISIKOKIMIA MINUMAN TEH PEGAGAN (Centella asiatica) KOMBINASI KAYU MANIS (Cinnamomum burmanii) DENGAN PENAMBAHAN MADU
Total View This Week0
Institusion
Universitas Djuanda
Author
Muhammad, Nur Wardah I
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2023-11-06 02:34:10 
Abstract :
Teh merupakan minuman penyegar yang dipercaya mempunyai efek kesehatan dan banyak dimanfaatkan sebagai kosmetika dan obat-obatan. Teh umumnya dihasilkan dari bagian ujung daun muda tumbuhan teh (Camellia sinensis). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pembuatan minuman teh pegagan dengan kombinasi kayu manis serta karakteristik sensori dan fisikokimianya. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu perbandingan serbuk teh pegagan dan bubuk kayu manis dengan empat taraf perlakuan yaitu (100% : 0%), (90% : 10%), (80% : 20%) dan (70% : 30%). Analisis data yang digunakan adalah ANOVA dengan Uji Lanjut Duncan dengan selang kepercayaan 95%. Analisis produk yang dilakukan meliputi uji mutu sensori, uji hedonik, analisis aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, derajat keasaman (pH) dan total padatan terlarut (TPT) serta menetukan produk terpilih. Produk terpilih yaitu Perlakuan P3 (80%:20%) dengan nilai mutu sensori dengan deskripsi warna kuning kehijauan ke arah kuning kecokelatan (6,49), aroma I langu hingga tidak langu (7,19), aroma II ke arah tercium wangi kayu manis (7,12), rasa ke arah manis (7,82), aftertaste ke arah tidak pahit (6,42). Perlakuan P3 mempunyai hedonik warna (7,16) ke arah suka, aroma (6,69) ke arah suka , rasa (6,69) ke arah suka, aftertaste (6,72) ke arah suka dan overall (6,82) ke arah suka. Nilai pH (6,2), TPT (11,20), dan aktivitas antioksidan 79,79%. Kata kunci: teh herbal, pegagan, antioksidan 
Institution Info

Universitas Djuanda