Abstract :
Tepung terigu banyak digunakan sebagai bahan baku pengolahan roti, salah satu
pengembangannya adalah roti bagelen. Tujuan penelitian ini yaitu untuk membuat
inovasi produk roti kering bagelen dengan perbandingan tepung kacang arab,
meningkatkan kadar protein berdasarkan SNI dan kadar serat. Metode penelitian
yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dan 2 kali
ulangan, dengan taraf perlakuan tepung terigu: tepung kacang arab masing-masing
100%:0%, 90%:10%, 80%:20%,70%:30%. Selanjutnya dilakukan analisis sidik
ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncan dengan selang kepercayaan 95%. Hasil
analisis data menyatakan bahwa substitusi tepung kacang arab memiliki pengaruh
nyata terhadap kadar protein, kadar serat, mutu sensori dan hedonik, tetapi tidak
memiliki pengaruh nyata terhadap kadar air produk. Produk terpilih yaitu roti
kering bagelen dengan perbandingan tepung terigu 80% dan tepung kacang arab
20% dengan kadar air sebesar 6,09%, kadar protein 9,93%, kadar serat kasar 29,5%
kadar abu 1,49%, kadar lemak 29,97%, kadar karbohidrat 52,50% dan total nilai
kalori 519,53 kkal. Berdasarkan hasil uji mutu sensori, diperoleh roti kering bagelen
dengan warna kearah kuning kecoklatan, kearah tercium aroma kacang arab, kearah
tercium aroma baked, kearah tidak tercium aroma langu, kearah terasa manis khas
bagelen, kearah terasa kacang arab, tekstur kearah renyah. Secara hedonik, panelis
cenderung kearah menyukai warna, aroma, rasa, kerenyahan, dan overall produk.
Kata kunci: bagelen, kacang arab, protein, roti kering, serat kasar