Abstract :
Labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan salah satu tanaman yang
mengandung vitamin A yang diduga dapat memberikan efek imunomodulator.
Penelitian ini bertujuan mengkaji aktivitas pertumbuhan dan efek imunomodulator
MP-ASI bubur saring berbasis puree labu kuning pada tikus jantan galur Sprague
Dawley. Sebagai antigen diberikan sel darah merah domba (SDMD). Penelitian
ekperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL), menggunakan 20 ekor tikus
jantan berumur 6-8 minggu dengan berat badan sekitar 130-200 gram. Tikus dibagi
menjadi 4 perlakuan dan masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor. Kelompok
A1 sebagai kelompok normal (tanpa perlakuan), kelompok A2 (kontrol negatif),
kelompok A3 (kontrol positif), dan kelompok A4 (kelompok perlakuan) yang diberi
MP-ASI bubur saring dengan dosis 8,19 g/130 g BB. Pemberian sediaan uji
diberikan secara sonde selama 21 hari. Pada hari ke-22 hewan uji diinduksi dengan
antigen SDMD 5% secara intraperitonial. Pengamatan dilakukan dengan mengukur
berat badan, bobot organ limfoid, nilai hematologi, diferensial leukosit dan total
protein serum. Data penelitian yang diperoleh diolah secara statistik menggunakan
uji ANOVA. MP-ASI bubur saring berbasis puree labu kuning dan labu kuning
segar memiliki aktivitas imunomodulator berdasarkan peningkatan jumlah eritrosit,
trombosit dan protein serum, namun tidak meningkatkan jumlah leukosit, limfosit,
monosit dan granulosit.
Kata kunci: Makanan pendamping ASI, labu kuning (Cucurbita moschata), pertumbuhan, imunomodulator.