Abstract :
Teh merupakan produk yang dapat dimanfaatkan sebagai pangan fungsional
karena memiliki manfaat bagi tubuh. Daun bidara termasuk tanaman fungsional
yang mengandung senyawa fenol sehingga dapat meningkatkan diversifikasi
produk teh Indonesia. Bau langu yang dihasilkan oleh teh bidara dapat
diminimalisir dengan penambahan jahe merah selain itu dapat jahe merah juga
dapat meningkatkan kadar fenol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) 1 faktor dengan 3 taraf perlakuan yaitu perbandingan antara bubuk
daun bidara : bubuk jahe merah (90:10, 80:20, 70:30) dan 2 kali pengulangan.
Analisis produk meliputi uji kadar air, kadar abu, total fenol, uji sensori deskriptif
(warna, aroma, rasa, dan aftertaste), serta uji hedonik (warna, aroma, rasa, dan
overall). Analis dara menggunakan ANOVA selanjutnya jika p<0, 05 maka
perlakuan berpengaruh nyata dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada tingkat
kepercayaan 95%. Perbandingan daun bidara dengan jahe merah berpengaruh nyata
terhadap kadar air teh sedangkan tidak berpengaruh nyata terhadap kadar abu dan
total fenol. Berdasarkan uji hedonik, produk yang terpilih yaitu perbandingan antara
bubuk daun bidara : bubuk jahe merah yaitu 70:30.
Kata kunci: teh herbal, daun bidara, jahe merah, total fenol.