Abstract :
Air minum dalam kemasan memiliki kepraktisan dan higienis untuk dikonsumsi,
tetapi dengan harga yang mahal membuat masyarakat beralih untuk membeli air
minum isi ulang di Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU). Namun, tidak semua
DAMIU terjamin keamanan produknya yang dapat menimbulkan gangguan
kesehatan seperti diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu air minum
isi ulang dari DAMIU yang berada di Kecamatan Babakan Madang dan Kecamatan
Caringin, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan
pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 18 sampel dengan
masing-masing dilakukan 2x pengulangan. Analisis sampel dilakukan secara
fisika, kimia, dan mikrobiologi. Hasil penelitian secara fisika menunjukkan air isi
ulang tidak berbau dan tidak berwarna; suhu disekitar 25,5-26,6°C; zat padat
terlarut sekitar 10-90 mg/L; dan kekeruhan berkisar 0,009?0,085 NTU. Secara
kimia pada pengijuan kadar besi berkisar 0,052-0,260 mg/L; mangan berkisar
0,000-0,055 mg/L; klorida berkisar 0,467?10,762 mg/L; kesadahan sekitar 45-98
mg/L; dan pH berkisar 6,70-7,10. Namun secara mikrobiologis sampel yang di uji
menunjukkan hasil tercemarnya bakteri dengan mengandung bakteri coliform
berkisar 0-8,0 x 10¹ CFU/100mL sampel dan pada bakteri E.coli berkisar 0
CFU/100mL. Sehingga dapat disimpulkan bahwa air isi ulang dari DAMIU di
Kecamatan Babakan Madang dan Kecamatan Caringin tidak layak untuk
dikonsumsi dengan adanya air yang tercemar oleh bakteri coliform.
Kata Kunci : Depot Air Minum Isi Ulang, Sifat Fisika, Sifat Kimia, Sifat Mikrobiologi