Abstract :
Hanjeli atau jali (Coix lacryma jobi, L.) merupakan jenis serealia berpotensi
dan memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan pati resistennya. Pada
penelitian ini menggunakan metode modifikasi untuk meningkatkan kadar pati
resisten pati hanjeli, yakni kombinasi antara fermentasi dengan ragi tape dan 3
siklus autoclaving-cooling. Tujuan dari penelitian ini yaitu memilih metode
fermentasi terbaik antara perendaman biji hanjeli dalam ragi tape 1 % (F1) dan
penaburan biji hanjeli dengan ragi tape 1 % (F2) serta mempelajari perubahan
fisikokimia pada pati modifikasi yang terbentuk melalui kombinasi modifikasi
fermentasi dan siklus autoclaving-cooling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
dua perlakuan metode fermentasi yang dilakukan berbeda secara nyata terhadap
rata-rata kadar pati resisten dan rendemen pati dengan uji Independent Samples TTest pada tingkat kepercayaan 95% (p<0,05). Metode fermentasi terbaik diperoleh
pada perlakuan perendaman biji hanjeli dalam ragi tape 1 %. Proses pembentukan
RS3 dilanjutkan dengan 3 kali siklus autoclaving-cooling memperoleh nilai derajat
putih 52,84, morfologi granula pati dengan SEM mengalami perubahan bentuk
granula, kadar air 11,27 g/100g, kadar abu 0,25 g/100g, protein 0,85 g/100g, lemak
0,37 g/100g, karbohidrat 87,26 g/100g, dan pati resisten 35,76 g/100g.
Kata kunci: autoclaving-cooling, fermentasi, hanjeli, pati resisten, ragi tape