Abstract :
Saat ini banyak makanan disekitar masyarakat luas yang menggunakan bahan tambahan yang
tidak diperbolehkan salah satunya yaitu cincau hitam. Cincau hitam merupakan makanan yang
memiliki tekstur seperti agar-agar yang biasanya dikonsumsi dengan mencampurkannya
kedalam minuman. Biasanya konsumen menyukai cincau hitam dengan konsistensi kenyal,
kokoh dan kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya kandungan borkas,
formalin dan cemaran mikroba pada cincau hitam yang beredar di pasar Kota Bogor. Pengujian
borkas dan formalin menggunakan metode Tes Kit, serta uji cemaran mikroba menggunakan
metodr Total Plate Count (TPC). Teknik sampling yang digunakan yaitu menggunakan Total
sampling dengan total sampel yang diambil sebanyak 11 sampel dari 4 pasar di Kota Bogor.
Hasil pengujian menunjukan bahwa tidak terdapat kandungan boraks pada seluruh sampel dan
terdapat 2 sampel yang positif mengandung formalin. Pada uji cemaran mikroba terdapat 2
sampel yang melebihi batas maksimum cemaran mikroba yang ditetapkan yaitu 1 x 10?
koloni/g sehingga sampel tersebut tidak memenuhi syarat mutu pangan jenis jeli/agar menurut
SNI 7388-2009.
Kata kunci: cincau hitam, boraks, formalin, mikroba, pasar Kota Bogor