Abstract :
Penelitian ini bertujuan mencari perlakuan minuman berkarbonasi dengan
penambahan ekstrak dari bunga telang sebagai pewarna alami dan mempelajari
kestabilan warna antosianin setelah diaplikasikan ke dalam produk pangan. Penelitian
dilakukan dalam tiga tahap yaitu preparasi antosianin, pengolahan minuman
berkarbonasi, dan analisis produk minuman berkarbonasi. Penelitian ini menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 Faktor perlakuan yaitu
konsentrasi soda 0.4% (A1), 0.8% (A2) dan konsentrasi ekstrak bunga telang 2% (B1),
4% (B2), 6% (B3). Analisa produk meliputi uji mutu sensori dan hedonik sebagai
penentu produk terpilih. Analisa fisika kimia meliputi analisis total antosianin, aktivitas
antioksidan, pH, kadar gula (
o
brix) dan CO2, dan uji stabilitas warna selama 15 hari
pada produk terpilih. Perlakuan minuman berkarbonasi terpilih menurut panelis yaitu
A1B3 (soda 0.4% dan ekstrak bunga telang 6%) dengan hasil rata-rata tertinggi uji
hedonik yaitu warna 7.59, rasa 7.25 dan aroma 7.11. Hasil analisis fisika kimia
menunjukkan nilai pH sebesar 4.13, aktivitas antioksidan 40.870 mg/L, total antosianin
0.26 mg/L. Pada analisis stabilitas warna diperoleh hasil yaitu warna minuman
berkarbonasi dengan pewarna alami dari ekstrak bunga telang lebih stabil pada
penyimpanan suhu refrigerator dibangdingkan pada suhu ruang. Faktor yang
mempengaruhi stabilitas warna minuman berkarbonasi dengan pewarna alami dari
ekstrak bunga telang pada kondisi penyimpanan diantaranya suhu, lama penyimpanan,
pH, serta cahaya. Maka, ekstrak bunga telang dapat diaplikasikan sebagai pewarna
alami pada minuman berkarbonasi, namun harus dibantu dengan pengawetan suhu
rendah dan kemasan gelap untuk mempertahankan warna birunya.
Kata Kunci: minuman berkarbonasi, soda, antosianin, bunga telang