Abstract :
Sebagian besar aktivitas manusia menggunakan energi fosil untuk memenuhi
kebutuhan energinya. Energi fosil memiliki jumlah yang terbatas dan sifatnya
tidak dapat diperbaharui, sehingga dikhawatirkan energi fosil tidak dapat lagi
menopang kebutuhan energi di masa yang akan mendatang. Biopelet
merupakan bahan bakar alternatif yang menjadi solusi untuk mengatasi
kelangkaan bahan bakar kompor seperti minyak tanah dan gas. Jerami padi
merupakan salah satu biomassa yang berpotensi untuk dijadikan sebagai
bahan baku biopelet. Jerami padi sering dianggap sampah dan dibuang begitu
saja. Padahal jerami padi dapat dijadikan bahan bakar alternatif karena
jumlahnya yang banyak dan dapat berkontribusi terhadap kelestarian
lingkungan. Penambahan serbuk kayu ke dalam campuran bahan baku
biopelet dapat menambah nilai kalor dan memperbaiki efisiensi energi
biopelet. Penelitian ini dilakukan untuk mencari formulasi biopelet campuran
jerami padi dan serbuk kayu terpilih mendekati SNI 8021:2014. Metode yang
digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimen dengan membuat 3 variasi
komposisi biopelet. Pemilihan biopelet terbaik dilakukan dengan menganalisis
data yang telah diperoleh menggunakan RAL faktor tunggal pada aplikasi
SPSS 24. Formulasi biopelet terpilih pada penelitian ini yaitu KJ-1 dengan nilai
kerapatan 1,457 g/cm3
, kadar air 9,076%, kalor 3.924,48 kal/g dan laju didih
air 284 detik.
Kata kunci: Bahan bakar alternatif, biopelet, jerami padi, serbuk kayu, RAL, SPSS.