Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi adanya peningkatan jumlah penonton youtube
pada masa pandemic COVID-19 khususnya pada anak anak. Penaikan jumlah
penonton, karena penggunaan youtube sebagai media pembelajaran di masa
COVID-19. Anak anak menjadi leluasa dalam menggunakan aplikasi youtube.
Peran penting pola komunikasi antara orang tua dan anak untuk memberikan
pengawasan anak saat bermain youtube. Penggunaan youtube tanpa pengawasan
akan berdampak buruk bagi anak tetapi, jika penggunaan youtube dengan
pendampingan orang tua akan menghasilan dampak baik. penelitian ini dapat
dirumuskan bahwa bagaimana youtube dapat membuat anak mengasilkan dapat
positif dengan pola komunikasi yang terarah setiap harinya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi orang tua dan
anak youtuber aktif dan mengetahui pengembangan kreativitas anak melalui
stimulus youtube di masa pandemik. Penelitian ini menggunakan metode
deskriftif kualitatif. Data primer dikumpulkan dengan Observasi dan teknik
wawancara. Data sekunder di kumpulkan berdasarkan buku, jurnal dan artikel.
Penelitian ini memiliki 2 informan kunci yaitu 2 youtuber cilik dan orang tuanya.
Penulis memiliki 2 kriteria untuk Informan kunci yaitu : 1. Mempunyai channel
youtube dan aktif pada masa pandemi. 2. Berkomunikasi aktif dengan orang tua.
Pengolahan data dengan analisis kualitatif diambil dari reduksi data, penyajian
data, penarikan kesimpulan. Pengujian validitas data dengan metode Tringulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi orang tua dan anak
yang terjalin dalam setiap harinya membantu mengembangkan sisi kreativitas
anak. Kesimpulan yang penulis bisa ambil dari penelitian ini yaitu: 1. Pola
komunikasi yang digunakan oleh 2 youtuber cilik mengarah ke pola komunikasi
demokratis. 2. Dari pola komunikasi yang membantu membangunkan kreativitas
anak, youtuber cilik ini dapat menghasilkan video yang menarik dan di unggah di
laman youtube mereka masing masing.
Kata Kunci: Pola Komunikasi, Pengguna Youtube, Kreativitas