Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Guru Pembimbing Khusus (GPK)
terhadap kemandirian siswa lambat-belajar di SD IT Al Khairiyah. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode Simple Research Design (SRD)
dengan pendekatan paradigma post positivism serta jenis penelitian kuasi kualitatif.
Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur, dokumentasi
dan observasi. Prosedur analisis data menggunakan Thematic Analysis (analisis tematik). Uji keabsahan data menggunakan member checking. Hasil penelitian
didapatkan bahwa: 1) Pembiasaan yang guru pembimbing khusus (GPK) lakukan
dalam meningkatkan kemandirian terhadap anak lambat belajar yaitu: (a) pembiasaan; (b) saat berkomunikasi menggunakan pernyataan langsung; (c) saat
melakukan komunikasi menggunakan pertanyaan langsung; (d) memberi contoh
bagaimana cara berkomunikasi dengan teman secara benar dan sopan. 2) Pendampingan yang dilakukan guru pembimbing khusus dalam meningkatkan kemandirian
belajar siswa lambat belajar dalam proses pembelajaran yaitu : (a) penanganan; (b)
mengapresiasi prestasi; (c) mengapresiasi prestasi: (d) menggunakan metode; (e)
membuat berartinya didalam kelas (f) melatih siswa membaca sendiri; (g) memberikan soal untuk Latihan; (h) memberikan alternatif untuk tugas pekerjaan rumah
tradisional; (i) berinteraksi dengan orang tua; (j) mendampingi siswa melakukan
diskusi kelompok. 3) Pendampingan yang dilakukan guru pembimbing khusus dalam meningkatkan kemandirian terhadap aspek sosial di sekolah yaitu : (a) keterampilan bercakap-cakap/komunikasi; (b) menumbuhkan sense of humor; (c)
mendampingi siswa untuk menjalin persahabatan; (d) memiliki tata krama; (e) mendampingi siswa untuk berperan dalam kelompok.
Kata kunci : Siswa Berkebutuhan Khusus, Lambat Belajar, Kemandirian.