Abstract :
Cara pemerintah untuk menyesuaikan pendidikan dengan kebutuhan abad
21, saat ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat, adalah dengan
mengubah atau menyempurnakan kurikulum. Sementara kurikulum merdeka
diterapkan mulai kelas satu dan empat, akan tetapi pembelajaran IPAS dimulai
dari kelas tiga. Kesiapan belajar harus diperhatikan selama proses pembelajaran
karena lingkungan belajar yang menumbuhkan kesiapan akan membantu siswa
menerima dan memahami informasi yang disampaikan guru, dapat menggugah
siswa untuk merespon secara positif, dan akan berdampak pada hasil belajar yang
dicapai. Tahun ajaran baru 2022?2023 kurikulum merdeka sudah diterapkan di
SDIT Green Bhakti Insani. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui
karakteristik pengimplementasiaan kurikulum merdeka serta dampak
penggabunggan IPAS dikurikulum merdeka terhadap kesiapan belajar siswa kelas
IV di SDIT Green Bhakti Insani dengan menggunakan metodologi studi kasus dan
pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara,
dan studi dokumentasi. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa
karakteristik kurikulum merdeka di SDIT Green Bhakti telah diterapkan, untuk
pengembangan soft skill melalui P5, fokus pada materi essensial sehingga guru
mempunyai waktu banyak untuk memperhatikan proses belajar dan pembelajaran
nya fleksibel sehingga memudahkan guru dalam mengajar. Penerapan kurikulum
merdeka membawa dampak positif dan negatif, Implemntasi IPAS pada
kurikulum merdeka di SDIT Green Bhakti insani untuk penekanan aspek karakter
sesuai dimensi profil pelajar pancasila diwujudkan melalui pembentukan akhlaqul
karimah, kegiatan pembelajarannya sudah berbasis proyek dan mengikuti gaya
pembelajaran abad-21 Kesiapan belajar siswa kelas 4 di SDIT Green Bhakti
insani pada saat pelajaran IPAS sudah baik dan siap bisa dilihat pada kondisi fisik
siswa baik, mental dan emosional siswa stabil selain itu sekolah memfasilitasi
kegiatan belajar, guru menerapkan reward dan punishment terhadap siswa dengan
tujuan membuat siswa bersungguh sungguh dalam belajar dan pengetahuan serta
keterampilan siswa sudah baik karna nilai yang didapat tidak ada yang dibawah
kkm. Berdasarkan penelitian mengenai dampak penggabungan mata pelajara IPA
dan IPS (IPAS) pada kurikulum merdeka terhadap kesiapan belajar siswa kelas 4
di SDIT Green Bhakti Insani, peneliti mengambil kesimpulan bahwa kesiapan
belajar siswa kelas 4 di SDIT Green bhakti Insani dikatakan siap terhadap
dampak penggabunggan mata pelajaran IPA dan IPS (IPAS) .
Kata kunci : Kurikulum Merdeka, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, kesiapan belajar