Abstract :
Berdasarkan hasil observasi awal ditemukan permasalahan dalam pembelajaran
keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran Bahasa Indonesia masih
menggunakan metode pembelajaran ceramah dan tanya jawab, sehingga pada saat
pembelajaran kurang maksimal dan kurangnya model pembelajaran yang
bervariasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model
kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap keterampilan berpikir kritis pada
materi iklan dalam media cetak siswa di kelas V SDN Ciriung 01 Bogor. Metode
penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian pre eksperimen non-equivalent
control group design, teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini
adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan tes berupa pretest dan posttest.
Penelitian ini dilakukan pretest, setelah dilakukan posttest dan analisis data pada
hasil uji normalitas menggunakan program SPSS dengan uji normalitas
Kolmogorov-Smirnov menyatakan data tidak berdistribusi normal. Maka
dilanjutkan dengan menggunakan uji Wilcoxon yaitu 0,000 (0,000 < 0,05), maka
maka hipotesis diterima yang artinya terdapat perbedaan rata-rata dua sampel yang
saling berpasangan. Dilanjut dengan uji mann-whitney untuk mengetahui apakah
ada perbedaan rata-rata dari dua sampel independen, yaitu nilai Asymp.Sig.(2-
tailed) sebesar 0,007 < 0,05 dan hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa
penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terdapat
pengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis, dan dapat disimpulkan bahwa
pengaruh pada model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together
terhadap keterampilan berpikir kritis materi iklan dalam media cetak siswa kelas V
di SDN Ciriung 01 Bogor.
Kata Kunci: Model Pembelajaran, Numbered Head Together, Berpikir Kritis