Abstract :
Menunda-nunda mengerjakan tugas, merupakan salah satu sikap kurang
disiplin siswa. Orang tua merupakan sekolah pertama yang mampu menumbuhkan
karakter anak, salah satunya disiplin. Dengan pola asuh orang tua yang tepat akan
menumbuhkan karakter disiplin. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk
mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara pola asuh orang tua dengan
kedisiplinan belajar siswa kelas tinggi SDN Kilenjong sedangkan secara khusus
untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan pola asuh orang tua aspek otoriter,
permisif dan demokratis dengan kedisiplinan belajar siswa kelas tinggi SDN
Kilenjong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
korelasi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 81 siswa yang diambil dari populasi
yaitu siswa kelas IV, V dan IV SDN Kilenjong yang dikelompokan menjadi 74
permisif dan 7 demokratis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
menggunakan angket. Hasil menggunakan uji-t diperoleh bahwa pola asuh orang
tua dengan kedisiplinan belajar siswa menunjukkan nilai sig 0,000 < 0,05 yang
menghasilkan tingkat pola asuh rendah dan kedisiplinan belajar tinggi, pola asuh
permisif dengan kedisiplinan belajar siswa menunjukkan nilai sig 0,000 < 0,05
yang menghasilkan tingkat pola asuh rendah dan kedisiplinan belajar tinggi,
berdasarkan hasil perhitungan distribusi frekwensi tidak adanya orang tua yang
memiliki pola asuh otoriter, sedangkan pola asuh demokratis dengan kedisiplinan
belajar siswa menunjukkan nilai sig 0,140 > 0,05. Berdasarkan hasil tersebut maka
untuk pola asuh orang tua dengan kedisiplinan belajar dan pola asuh permisif
dengan kedisiplinan belajar menunjukan nilai sig 0,000 < 0,05 = H0 ditolak Ha
diterima, yang artinya terdapat hubungan sedangkan, pola asuh demokratis dengan
kedisiplinan belajar siswa menunjukan nilai sig 0,140 > 0,05 = H0 diterima Ha
ditolak, yang artinya tidak terdapat hubungan antara pola asuh orang demokratis
dan juga otoriter dengan kedisiplinan belajar siswa kelas tinggi SDN Kilenjong.
Dari hasil penelitian ini menunjukkan dan menemukan bahwa adanya hubungan
positif antara pola asuh orang tua gabungan, permisif dengan kedisiplinan belajar
siswa kelas tinggi SDN Kilenjong.
Kata kunci: Kedisiplinan Belajar Siswa, Pola Asuh Orang Tua