Abstract :
Kesibukan orang tua yang banyak menyita waktu berdampak pada
komunikasi orang tua dan anak yang kurang efektif. Kurangnya perhatian orang tua
sehingga menjadi salah satu faktor anak berperilaku negatif. Bentuk perilaku
negatif yang ditemui adalah bullying verbal, yaitu perilaku verbal anak kepada
temannya berupa mengejek, memfitnah, menebar gosip, mengancam, memaki,
menghina seperti memanggil dengan nama orang tua, berkata kasar yang
mengakibatkan terganggunya rasa aman dan nyaman bahkan tertekan kepada
kawannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komunikasi efektif
orang tua terhadap pencegahan perilaku bullying verbal siswa kelas VI di SDN
Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi. Teknik penelitian
yang dilakukan pada penelitian ini yaitu kuantitatif korelasi kausalitas. Teknik
pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket kuesioner dengan jumlah
responden 36 siswa dan 36 orang tua siswa kelas VI. Hasil analisis penelitian
menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif signifikan antara komunikasi efektif
orang tua dan pencegahan perilaku bullying verbal siswa. ttabel 2,032 dan thitung -
3,811dengan hasil signifikasi 0,001 < 0,05 sehingga Ho ditolak Ha diterima,
besarnya pengaruh yaitu sebesar 29,9%. Sedangkan 70,1% dipengaruhi oleh
variabel lain yang tidak diteliti. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat
pengaruh negatif signifikan yang artinya semakin tinggi pengaruh komunikasi
efektif orang tua maka semakin rendah perilaku bullying verbal siswa dan semakin
rendah komunikasi efektif orang tua maka semakin tinggi bullying verbal siswa.
Kata Kunci: Komunikasi Efektif Orang Tua, Bullying verbal, Siswa SD