Abstract :
YouTube dapat menjadi platform untuk mengasah kemampuan listening bahasa
Inggris bagi banyak individu. Banyak pengguna aktif dari aplikasi YouTube yang masih
mengalami kesulitan dalam memahami kosakata atau gaya bicara yang digunakan
dalam bahasa asing sehingga belum mampu dalam memahami makna yang
disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aplikasi
YouTube dengan kemampuan listening mahasiswa PGSD Universitas Djuanda.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
korelasional. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik
kuesioner. Data dianalisa dengan menggunakan analisis korelasi untuk mengetahui
hubungan antara variabel bebas dan terikat. Berdasarkan hasil penelitian yang
dilakukan di Universitas Djuanda program studi PGSD semester IV, dapat diketahui
bahwa aplikasi YouTube memiliki hubungan yang sangat kuat dengan kemampuan
Listening dengan perolehan nilai normalitas sebesar 0.300 > 0.05, pada uji linearitas
didapat hasil sebesar 0.148 > 0.05. Pada uji koefisien korelasi diperoleh nilai sebesar
0.992, sehingga aplikasi YouTube dan kemampuan Listening memiliki hubungan yang
sangat signifikan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan kuat
antara penggunaan aplikasi YouTube dengan kemampuan listening, serta dampak
positif dalam berbagai aspek kebutuhan, seperti kemudahan akses terhadap konten
yang diminati dan interaksi.
Kata Kunci : Aplikasi YouTube, Kemampuan listening, Bahasa Inggris, Video YouTube, Pembelajaran Bahasa.