Abstract :
Sistem pembelajaran harus dirancang dengan cara yang menarik, agar minat
belajar siswa meningkat, belajar lebih semangat dan kemampuan berpikir kritis
siswa dapat terbentuk dengan baik. Dalam merancang pembelajaran yang
menarik, harus melibatkan beberapa komponen yaitu strategi belajar dalam
beberapa rangkaian kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode
pembelajaran, model pembelajaran, evaluasi pembelajaram dan pemanfaatan
sumber dalam pembelajaran. Adapun penelitian ini bertujuan untuk
membandingkan dalam penggunaan metode pembelajaran pada keterampilan
berpikir kritis siswa yang menggunakan metode Project Based Learning
(PjBL) dengan siswa yang menggunakan Project Based Learning (PjBL)
Berbasis STEM dengan pendekatan Design Thinking. Metode penelitian ini
kuantitatif yaitu eksperimen menggunakan desain eksperimen semu (quasi
eksperimental research). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
wawancara tidak terstruktur, tes, angket dan dokumen. Analisis data pada
penelitian ini yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Adapun hasil analisis
data bahwa penggunaan model pembelajaran Project Based Learning berbasis
STEM dengan pendekatan Design Thinking terdapat pengaruh terhadap
keterampilan berpikir kritis siswa Kelas IV SD Negeri Siliwangi. Hal ini
dibuktikan dari hasil uji hipotesis yaitu uji independent sample test yang
mendapatkan hasil 0,000 < 0,05. Jadi, berdasarkan data tersebut terdapat
pengaruh dalam penggunaan model pembelajaran Project Based Learning
berbasis STEM dengan pendekatan Design Thinking yang signifikan terhadap
keterampilan berpikir kritis siswa.
Kata kunci: Project Based Learning; STEM; Design Thinking; Keterampilan Berpikir kritis