Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejahatan residivis dalam melakukan tindak kriminal berdasarkan teori Freudian. Subjek penelitian adalah tiga orang residivis dari lembaga pemasyarakatan Kedungpane, Semarang yang dalam penelitian ini disebut sebagai subjek AS, AK dan D. Metode pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini dengan menggunakan metode wawancara dan juga menggunakan tes grafis. Berdasarkan penelitian didapati bahwa kejahatan yang dilakukan yang terjadi pada subjek AS dipengaruhi oleh tidak adanya kemampuan dalam menyalurkan id dengan baik dari dalam dirinya sendiri. Pada subjek AK dan D faktor ekonomi juga memengaruhi perilaku mereka serta keduanya memiliki keinginan dalam diri untuk mencapai pemuasan keinginan yang cepat atau tanpa usaha keras. Khusus pada subjek AK didapati juga keinginan untuk dianggap percya diri dan tidak adanya keinginan untuk berubah. Namun, secara umum ketiga subjek melakukan kejahatan dikarenakan oleh pergaulannya dan alkohol yang menghambat fungsi superego dalam pembuatan keputusan pribadi sehingga menyebabkan mereka melakukan tindak kejahatan untuk memuaskan tuntutan id mereka