DETAIL DOCUMENT
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PENGENALAN SUGAR GLIDER SEBAGAI HEWAN ASLI ASAL PAPUA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Soegijapranata
Author
Sutowidjojo, L. Alvina
Subject
Visual Communication 
Datestamp
2015-09-01 14:28:26 
Abstract :
Sugar Glider memliki nama ilmiah Petaurus Breviceps. Hewan ini merupakan satwa asli asal Papua. Namun sayang banyak yang tidak mengetahui keberadaan hewan ini dan juga masih banyak masyarakat yang kurang memahami pentingnya kelestarian hewan ini, terlihat dari maraknya penjual nakal yang kurang bertanggung jawab mengambil hewan ini secara liar tanpa memperdulikan ekosistem. Media informasi mengenai Sugar Glider sebenarnya cukup banyak beredar di berbagai situs luar negeri dan pada suatu komunitas, namun hal itu bagi kebanyakan orang masih dirasa kurang efisien dikarenakan menggunakan media - media itu saja dan kebanyakan berupa tulisan - tulisan saja. Maka dari itu perancangan komunikasi visual secara interaktif untuk mengenalkan hewan ini secara lebih mendalam dirasa sangatlah penting. Hal ini juga didukung dengan adanya komunitas pecinta Sugar Glider yang memiliki visi dan misi untuk turut menjaga dan melestarikan hewan asli Indonesia ini. Dalam hal itu, maka dibutuhkan data yang lengkap menggunakan metode studi pustaka, observasi, kuisioner, dan wawancara. Metode ini digunakan untuk mendapat data valid seberapa banyak masyarakat yang mengetahui Sugar Glider beserta data - data mengenai Sugar Glider yang nantinya akan digunakan sebagai materi pesan pada perancangan. Selain itu diperlukan juga beberapa teori yang mendukung dalam menyusun perancangan ini terutama sebagai acuan ketika membuat desain visualisasi. Pembuatan desain pun didasarkan pada referensi - referensi terkait yang bersangkutan sesuai dengan teori yang ada sehingga diharapkan tercipta suatu visual yang nampak harmonis. Perancangan ini tentu dibuat untuk memudahkan komunikator menyampaikan pesan kepada target sasaran mengenai seputar Sugar Glider. Dilihat dari aktifnya hewan ini maka media dirancang seinteraktif mungkin agar hewan ini dapat bergerak secara aktif dan target sasaran dapat turut berinteraksi dengan Sugar Glider, sehingga materi edukasi yang ada pada media interaktif tersebut dapat mudah ditangkap oleh target sasaran. Nantinya media edukasi interaktif ini dapat dijumpai pada gathering rutin komunitas KPSGI tiap regional maupun secara nasional, dan visualisasi materi edukasi yang terdapat pada media tersebut dapat diakses melalui website komunitas. Secara tidak langsung diharapkan juga dapat menambah anggota komunitas yang peduli terhadap Sugar Glider dan mau turut menjaga kelestarian Sugar Glider. Selain itu diharapkan agar masyarakat semakin mengenal dan turut menjaga kelestarian hewan ini. Kata kunci: Sugar Glider, marsupial, possum, event, komunitas, media edukasi, media interaktif 
Institution Info

Universitas Katolik Soegijapranata