Abstract :
Seiring berkembangnya media komunikasi dengan diciptakannya
alat-alat komunikasi canggih, memunculkan perilaku ketergantungan
remaja terhadap perangkat komunikasi beserta isinya. Hipotesis dalam
penelitian ini adalah adanya korelasi antara kesepian dengan kecanduan
media sosial pada remaja. Secara logis para remaja yang sangat aktif di
media sosial memiliki kebutuhan komunikasi yang lebih banyak dari pada
orang lain yang jarang memakai media sosial. Karena melalui media sosial
mereka menemukan teman komunikasi maya lebih banyak. Remaja yang
mengalami kesepian akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk
bermedia sosial dari pada yang tidak kesepian. Ditemukan korelasi positif
antara kesepian dengan kecanduan media sosial, semakin tinggi kesepian
seorang remaja maka semakin tinggi pula kecanduan media sosial. Subjek
yang dipakai adalah 60 siswa SMA Sedes Sapientiae Semarang yang
menggunakan berbagai jenis media sosial dalam gadgetnya kemudian
diukur dengan dua macam skala yaitu skala kesepian dan skala media sosial
dan hasil yang didapat adalah adanya korelasi sebesarr x y = 0,276 dengan p <0.05