Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengelolaan kelas
dapat mempengaruhi tingkat stres kerja guru ABK. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode kuantitaif. Subjek berjumlah 73 orang yang
merupakan guru yang mengajar ABK di sekolah Kota Semarang. Penelitian
ini mengunakan metode try out, sehingga data yang sudah valid dan reliabel
yang telah disebar pada 30 orang subjek digunakan ke,bali dalam penelitian
dengan 43 subjek. Teknik pengambilan data berupa cluster random
sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik
korelasi product moment koefisien korelasi rxy = -0.381 (p<0.01). Hal ini
menunjukkan hubungan negatif yang sangat signifikan antara pengelolaan
kelas dan stres kerja. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dapat
diterima. Maka, semakin tinggi pengelolaan kelas, semakin rendah stres
kerja guru ABK dan sebaliknya, dengan sumbangan efektif 14.5%.