Abstract :
Penurunan jumlah perusahaan manufaktur berskala besar dan sedang selama
lima tahun terakhir di Semarang menunjukkan bahwa perusahaan tidak didukung oleh
kinerja organisasi yang memadai. Studi sebelumnya membuktikan bahwa fleksibilitas
berperan penting dalam memaksimalkan kinerja organisasi, yang meliputi perilaku
in-role dan organizational citizenship behavior (OCB). Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apakah OCB mempengaruhi kinerja organisasi dan faktor apa saja yang
mempengaruhi OCB. Objek dari penelitian ini adalah middle dan bottom manajer
pada perusahaan manufaktur berskala besar di Semarang yang berjumlah 106 orang
responden. Data diuji dan dianalisis dengan menggunakan software SPSS 16 dan
AMOS 18.
Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja, keadilan prosedural,
dan kualitas hubungan dengan atasan tidak berpengaruh positif terhadap OCB. OCB
hanya dipengaruhi positif oleh komitmen organisasi. Sementara itu, OCB juga
berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja organisasi. Penelitian ini berguna bagi
perusahaan manufaktur dengan memberikan masukan untuk meningkatkan kinerja
melalui OCB dengan menyediakan fasilitasdanmenciptakan suasana kerja yang
nyaman sehingga individu termotivasi untuk melakukan hal lebih sebagai anggota
organisasi.