Abstract :
Semakin banyak perusahaan publik maka semakin banyak pula jasa akuntan
publik yang dibutuhkan. Hal tersebut mengakibatkan kantor akuntan publik saling
bersaing untuk mendapatkan klien dengan cara berusaha memberikan jasa audit
sebaik mungkin. Hal ini menciptakan munculnya berbagai alternatif bagi
perusahaan untuk memilih atau mengganti auditornya. Penelitian ini menguji
secara partial hubungan antara perubahan kontrak menggunakan proksi Kontrak
dan Stock, keefektifan auditor menggunakan proksi Auditor, reputasi klien
menggunakan proksi Share, Receipt, Prinsip, ROA, dan EPS, biaya audit
menggunakan proksi Score dan Change class, Faktor klien menggunakan proksi
Opini, Distress, Sales, Growth, dan Chown, serta Konservatisme auditor
menggunakan proksi DER terhadap pergantian auditor. Dengan menggunakan
data perusahaan real estate dan properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
periode 2004-2009, maka ditemukan hasil bahwa proksi Auditor mendukung
variabel keefektifan auditor dalam pengaruhnya terhadap pergantian auditor.
Selain itu proksi ROA mendukung variabel reputasi klien, proksi Sales dan proksi
Growth mendukung variabel faktor klien, dan proksi DER mendukung variabel
konservatisme auditor dalam pengaruhnya terhadap pergantian auditor.