Abstract :
Dalam menghadapi persaingan di lingkungan bisnis, perusahaan dituntut untuk
dapat melakukan perbaikan yang berkesinambungan dengan melihat dan
menggunakan peluang. Informasi sistem akuntansi manajemen menyediakan
informasi yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan manajemen dalam perusahaan.
Informasi yang tersedia memiliki karakteristik seperti broad scope, timeliness,
agregrasi, dan integrasi. Kinerja organisasi merupakan tolak ukur dalam mencapai
keberhasilan. Agar dapat meningkatkan kinerja organisasi, terdapat faktor – faktor
yang dapat menunjang seperti menggunakan strategi bisnis, mengantisipasi
adanya ketidakpastian lingkungan, serta pendelegasian wewenang (desentralisasi)
kepada pihak yang memegang tanggung jawab di bidangnya. Penelitian ini
berupaya menemukan bukti empiris untuk menguji apakah strategi bisnis,
ketidakpastian lingkungan, dan desentralisasi dapat meningkatkan hubungan
karakteristik informasi sistem akuntansi manajemen broad scope dan timeliness
dengan kinerja organisasi.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah hotel berbintang. Responden
difokuskan pada manajer di setiap divisi. Jumlah sampel hotel yang diperoleh
adalah 16 hotel. Dari jumlah tersebut, kuesioner yang kembali dan terisi lengkap
sebanyak 39 kuesioner. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi
berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa informasi yang berkarakteristik broad
scope dan timeliness dapat meningkatkan kinerja organisasi. Strategi bisnis,
ketidakpastian lingkungan tidak dapat meningkatkan hubungan antara informasi yang
berkarakteristik broad scope dan timeliness dengan kinerja organisasi. Desentralisasi
tidak dapat meningkatkan hubungan antara informasi yang berkarakteristik broad scope
dengan kinerja organisasi. Tetapi, Desentralisasi dapat meningkatkan hubungan antara
informasi yang berkarakteristik timeliness dengan kinerja organisasi