DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PROLONGED EXPOSURE THERAPY UNTUK MENURUNKAN GANGGUAN STRES PASCA TRAUMA (PTSD) PADA REMAJA YANG MENGALAMI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Soegijapranata
Author
Handayani, Maria Wening Sulistyowati
Subject
Violence 
Datestamp
2022-08-29 03:36:20 
Abstract :
Therapy (PET) untuk menurunkan gejala gangguan stres pasca trauma pada anak yang mengalami kekerasan domestik keluarga atau kekerasan dalam rumah tangga. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen kasus tunggal dengan tipe desain A-B-A-Follow Up. Subjek penelitian ini adalah seorang remaja putri yang mengalami kekerasan yang dilakukan oleh ayah kandung. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala self-report PTSD yang disusun berdasarkan kriteria diagnostik Gangguan Stres Pasca Trauma / Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) dalam DSM-5. Uji coba skala menghasilkan koefisien reliabilitas sebesar 0,820. Validitas isi menunjukkan itemitem dalam skala PTSD valid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prolonged Exposure Therapy berpengaruh menurunkan gangguan stres pasca trauma. Penurunan gejala gangguan stres pasca trauma. Hasil ini ditunjukkan dengan penurunan angka yang diamati secara visual pada grafik sejak tahap baseline awal, intervensi, baseline akhir, dan follow up. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis grafik nilai PTSD, data hasil observasi selama intervensi, serta didukung dengan uji statistika Wilcoxon test yang terbukti signifikan (chi = 10,80. Sig 0,03 < 0.05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis penelitian ini diterima. Setelah pemberian PET, kondisi pikiran dan perasaan subjek yang awalnya negatif menjadi berkurang serta ketegangan menurun, sementara penghindaran dan munculnya gambaran peristiwa trauma dalam ingatan terjadi sedikit penurunan. 
Institution Info

Universitas Katolik Soegijapranata