Institusion
Universitas Katolik Soegijapranata
Author
WIRAWAN, IGNATIUS DICKY ADHI
Subject
Food processing
Datestamp
2023-05-16 06:45:59
Abstract :
Edible film dari karagenan Eucheuma cottonii memiliki potensi yang dapat digunakan
untuk menggantikan pengemas dari plastik. Hanya saja dalam untuk digunakan sebagai
pengemas edible film masih terdapat kekurangan, yaitu ketahanannya terhadap uap air
yang masih rendah. Penambahan komponen hidrofobik seperti minyak atau lemak
merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mengurangi nilai laju transmisi uap air
pada edible film. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari pengaruh penambahan
minyak sawit untuk terhadap laju transimi uap air (WVTR), umur simpan, dan tingkat
ketengikan dari edible film. Penelitian ini menggunakan karagenan dari seaweed
Eucheuma cottonii sebagai bahan pembuat edible film yang ditambah minyak sawit
dengan berbagai konsentrasi. Analisa yang dilakukan meliputi pengujian transmisi uap
air (WVTR) dan umur simpan dari edible film itu sendiri. Umur simpan edible film
ditinjau dari kadar air dan nilai asam tiobarbiturat. Hasil menunjukan bahwa edible film
dengan penambahan minyak sawit sebanyak 0,75% memiliki nilai WVTR paling
rendah, yaitu sebesar 305,7145 ± 4,79 g/m2hari. Hasil dari pendugaan umur simpan
edible film yang menggunakan parameter kadar air dan angka TBA menunjukan bahwa
semakin banyak minyak sawit ditambahkan, maka akan semakin pendek masa simpannya