Abstract :
Penelitian ini menguji tentang perbandingan model real option dan real option
plus untuk memprediksi nilai saham Initial Public Offering (IPO). Penelitian ini
dilakukan pada tahun periode tahun 2004-2008. Data yang digunakan adalah data
sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah dengan uji regresi
berganda dengan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aset,
hutang, tenor, suku bunga bebas resiko, volatilitas berpengaruh signifikan
terhadap nilai IPO dengan model Real Option. (2) Aset, hutang, tenor, suku bunga
bebas resiko, volatilitas, DER, kepemilikan publik berpengaruh terhadap nilai IPO
dengan model Real Option Plus. (3) Model Real Option Plus memiliki daya
penjelas lebih tinggi daripada model Real Option dalam mempengaruhi nilai IPO.