Abstract :
Sampai saat ini masih terjadi pertentangan mengenai manfaat
konservatisma dalam laporan keuangan. Sebagian peneliti berpendapat bahwa
laba yang dihasilkan dari metoda yang konservatif kurang berkualitas, tidak
relevan, dan tidak bermanfaat, sedangkan sebagian lainnya berpendapat
sebaliknya. Penelitian ini menguji pengaruh konservatisma terhadap penilaian
ekuitas perusahaan dengan moderasi GCG. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui apakah pilihan perusahaan untuk menerapkan kebijakan akuntansi
konservatif mempengaruhi penilaian investor akan nilai ekuitas perusahaan.
Populasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah perusahaan
manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2005 sampai dengan
2008. Sampel dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan metode purposive
sampling, yaitu metode pengambilan sample yang didasarkan pada kriteriakriteria
tertentu yang telah ditetapkan. Analisis dilakukan dengan menggunakan
MRA (Moderated Regreesion Analysis)
Berdasarkan analisis, penelitian ini mengindikasikan bahwa: (1)
Konservatisma berpengaruh positif terhadap penilaian ekuitas perusahaan, hal ini
menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan konservatif mendapatkan penilaian
ekuitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan non
konservarif. (2) Kepemilikan manajerial memoderasi berpengaruh konservatisma
terhadap penilaian ekuitas. (3) Dewan komisaris memoderasi berpengaruh
konservatisma terhadap penilaian ekuitas. (4) Reputasi auditor memoderasi
berpengaruh konservatisma terhadap penilaian ekuitas.