Abstract :
U mur simpan produk yang dikemas tergantung pada sifat bahan pangan, termasuk aktivitas
air, dan sifat kemasan. Proses pengemasan memiliki dua peranan penting dalam industri
pangan, peranan pertama adalah untuk memperpanjang umur simp an produk dan peranan
kedua adalah untuk mengiklankan produk pad a bagian penjualan. Secara nyata
pengemasan memberikan peranan yang penting dalam mempertahankan bahan pangan
dalam keadaan bersih dan higienis. Jenis kemasan yang digunakan dalam penelitian ini
adalah jenis kemasan plastik yang terdiri dari lapisan Polietilen Tereptalat (PET)! Linear
Low Density Polyetylene (LLDPE); Polyamida (P A) / Linear Low Density Polyetylene
(LLDPE); dan Polietilen Tereptalat (PET)/ Aluminium (AI)/ Linear Low Density
Polyetylene (LLDPE). Penelitian ini l:iertujuan untuk mengetafitli mutu ikan bandeng duri
lunak yang dikemas dengan menggunakan tiga jenis kemasan yang berbeda dengan proses
pengemasan vakum bef-(iasarkan waktu simpan dari ikan band eng duri lunak tesebut. Dari
hasil penelitian ini diharapkan dapat diketahui pengaruh jenis kemasan dan waktu simpan
bandeng duri lunak terhadap mutu secara mikrobiologis, kimia, maupun secara sensoris.
Pengujian secara rnikrobiologis meliputi perhitungan total kepadatan bakteri yang bersifat
aerobik maupun yang bersifat anerobik. Pengujian secara kimia meliputi pengujian
terhadap kandungan total volatile base (TVB), tldmethylamine (TMA), dan pH. Sedangkan
pengujian secara sensori meliputi parameter -k-enampakan, bau, konsistensi, lendif, dan
jamur. Pengujian secara mikrobiologi dihitung dengan menggunakan metode tuangan
(pour plate method), pengukuran TVB dan TMA mengacu pada FAO (1986). Dari hasil
pengamatan, selama waktu penyimpanan total ~epadatan bakteri aerobik mengalami
penurunan y,ang signifikan dan hal ini berbanding terbalik dengan total kepadatan bakteri
anaerobik ~ang mengalami peningkatan yang signifikan. Untuk nilai total kepadatan
bakteri aeIiolJik dan aneIiobik, kandungan TVB dan TMA, serta nilai pH cen ernng
mengalami peningkatan sedangkan untuk nilai evaluasi sensori mengalami penurunan dan
semakin tidak disukai. Secara umum, ikan bandeng duri lunak yang dikemas dengan
menggunakan jenis kemasan Polietilen Tereptalat ,PET)/ Linear Low Density PolJ1etylene
(LLDPE) dan jenis kemasan Polyamida (P A) / Linear Low Density Polyetylene (LLDPE);
pada hari ke-6 sudah tidak layak dikonsumsi. Sedangkan untuk ikan band eng duri lunak
yang dikemas menggunakan jenis kemasan Polietilen Tereptalat (PET)/ Aluminium (AI)/
Linear Low Density Polyetylene (LLDPE) pada hari ke-9 barn tidak layak dikonsumsi.
Dari hasil penelitian yang didapat, jenis kemasan vakum yang terbaik untuk mengemas
ikan bandeng duri lunak adalah jenis kemasan yang terdiri dari lagi-s-an Polietilen Tereptalat
(PET)/ Aluminium (AI)/ Linear Low Densit~ Polyet lene (LLDPE).