Institusion
Universitas Katolik Soegijapranata
Author
Paramangesti, Bernadeta Galuh
Subject
664 Food technology
Datestamp
2017-02-02 01:52:12
Abstract :
Industri pangan di Indonesia dari tahun ke tahun semakin berperan penting dalam pembangunan industri nasional sekaligus dalam perekonomian keseluruhan. Saat ini,
industri pangan dituntut untuk dapat menyediakan produk-produk pangan olahan yang menarik dangan mutu yang baik, bergizi, aman serta memiliki harga jual yang
terjangkau oleh daya beli masyarakat. Man pangan adaiah setiap keterangan atau pernyataan mengenai pangan dalam bentuk gambar, tulisan, atau bentuk lain yang
dilakukan dengan berbagai cara untuk pemasaran dan atau perdagangan pangan. Akhir- akhir ini, melalui iklan produk pangan, produsen pangan berusaha untuk dapat
mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli produk pangan dengan mencoba meningkatkan kualitas nutrisi dan manfaat kesehatan dalam suatu produk pangan.
Media televisi merupakan salah satu media yang mendukung periklanan dalam mencapai tujuan perusahaan dalam memperkenalkan produk sehingga dapat
meningkatkan penjuaian produk yang diiklankan. Perbedaan jenis kelamin menjadi faktor internal yang mempengaruhi kebiasaan konsumen dalam mengkonsumsi suatu
produk pangan. Antara pria dan wanita terdapat sifat yang berbeda dalam pola konsumsi dan perilaku pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa jenis iklan produk
pangan, jumlah merk, frekuensi kemunculan dan durasi (waktu) yang ditayangkan di Indosiar Visual Mandiri. Penelitian ini juga mengidentifikasi risiko tayangan iklan
produk pangan terhadap konsumen yang dibedakan berdasarkan jenis kelamin dari segi gizi dan keamanan pangan. Penelitian ini bersifat eksploratif dan dilakukan dengan cara
observasi langsung terhadap iklan produk pangan yang ditayangkan di televisi selama 24 jam/hari (non stop). Data yang diperoleh disajikan secara deskriptif dalam bentuk
tabel dan grafik. Tayangan iklan produk pangan untuk konsumen Laki-laki lebih banyak daripada konsumen Perempuan