Abstract :
Penelitian yang dilakukan ini yaitu penelitian Status Gizi berdasarkan kecukupan energi
(kalori) dan kecukupan protein pada anak remaja. Remaja adalah generasi muda yang
menjadi bagian dari SDM (Sumber Daya Manusia) yang akan berperan dalam
pembangunan. Secara fisik remaja menunjukkan fase pertumbuhan yang pesat,yang
sering disebut dengan adolescence growth spurt. Oleh karena itulah maka masa remaja
membutuhkan asupan gizi yang seimbang seperti asupan gizi energi dan asupan protein.
Diduga ada pengaruh dari jenis kelamin, SPP, usia dan pengetahuan gizi terhadap status
gizi energi dan status gizi protein pada remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui status gizi anak SLTP berdasarkan berat badan menurut umur (BB/U) dengan
menggunakan bantuan kuisioner yang meliputi identitas diri dari responden (yang
meliputi: berat badan, SPP) dan kuisioner mengenai pengetahuan gizi responden, serta
melakukan wawancara secara langsung mengenai â€recall dietâ€. Di mana pengambilan
sampel responden dilakukan dengan cara cluster random sampling pada beberapa SLTP
(SLTP Negeri dan SLTP Swasta) yang ada di Kota Pekalongan. Selanjutnya data yang
diperoleh akan dianalisa dengan menggunakan likelihood ratio, friedman test, dan
kruskalwallis test. Dari penelitian tersebut maka didapatkan hasil bahwa usia dan SPP
tidak berpengaruh terhadap status gizi energi dan status gizi protein, jenis kelamin
berpengaruh terhadap status gizi protein, pengetahuan gizi berpengaruh terhadap status
gizi energi dan status gizi protein. Status gizi energi dan protein pada anak remaja di
Pekalongan sebagian besar masuk dalam kategori baik.