DETAIL DOCUMENT
PENGARUH KEIKUTSERTAAN MANAJER DALAM PENYUSUNAN BUDGET TERHADAP PERILAKU MANAJER YANG KINERJANYA DINILAI DENGAN INFORMASI AKUNTANSI (Studi Empiris: Perusahaan Industri Besar di Kabupaten Semarang)
Total View This Week15
Institusion
Universitas Katolik Soegijapranata
Author
Nunung K, Celerina
Subject
Performance Appraisal 
Datestamp
2017-03-30 07:34:44 
Abstract :
Sistem evaluasi kinerja manajemen ( managerial perfomance evaluation system ) sangat diperlukan perusahaan berkaitan dengan fungsi pengendalian. Selain untuk mengevaluasi prestasi kerja, sistem tersebut dapat pula digunakan oleh manajemen puncak sebagai alat untuk memotivasi para manajer pada jenjang yang lebih rendah. Penerapan sistem evaluasi kinerja manajemen ini dapat didasarkan pada informasi non akuntansi maupun informasi akuntansi. Sistem penilaian kinerja yang didasarkan pada informasi akuntansi ( RAPM tinggi ) akan dapat menurunkan adanya perilaku menyimpang. Informasi akuntansi ( anggaran ) dapat menunjukkan cara melihat hasil dari sisi yang sama yaitu yang bersifat kuantitatif. Informasi akuntansi yang berupa anggaran, sebaiknya penyusunannya melibatkan manajer pada jenjang yang lebih rendah sehingga anggaran tersebut dapat sesuai dengan kemampuan, kebutuhan , dan kondisi yang dihadapi oleh manajer yang bersangkutan. Hal ini akan menimbulkan semangat pada diri manajer yang bersangkutan untuk mencapai anggaran tersebut. Selain itu, dengan kemungkinan besar anggaran tersebut dapat tercapai berarti akan meminimalkan perilaku menyimpang manajer yang dinilai kinerjanya tersebut dengan informasi akuntansi. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk menguj iapakah keikutsertaan middle manajer dalam penyusunan anggaran ( budget ) mempunyai pengaruh terhadap perilaku manajer yang kinerjanya dinilai dengan informasi akuntansi ( RAPM tinggi ) pada perusahaan-perusahaan industri besar di Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan data dari 13 perusahaan manufaktur berskala besar, yang terdaftar pada BPS, 2001. Data diperoleh dengan menyebarkan kuisioner yang diisi oleh middle manajer atau setingkatnya pada masing-masing perusahaan tersebut. Dari hasil penyebaran kuisioner, terdapat 53 kuisioner yang dapat digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil pengujian regresi berganda dengan memasukkan variabel keikutsertaan/partisipasi penyusunan anggaran sebagai variabel moderating, maka diperoleh nilai signifikansi variabel interaksi ( RAPM * Partisipasi ) adalah sebesar 0,680, dan nilai t sebesar –0,415. Nilai signifikansi tersebut lebih besar dari 0,05. Hal ini berarti bahwa variabel interaksi tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku menyimpang, sehingga hipotesis ini ditolak. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keikutsertaan dalam penyusunan anggaran tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap perilaku manajer yang dinilai dengan informasi akuntansi ( tingkat RAPM tinggi) atau dengan kata lain hipotesis dalam penelitian ini ditolak. Hasil penelitian ini bertentangan dengan hasil penelitian penelitian Eko Hariyanto dan Margani Pinasti ( 2002 ) bahwa keikutsertaan manajer yang dinilai dalam penyusunan mempunyai pengaruh terhadap munculnya perilaku menyimpang dalam penggunaan informasi akuntansi sebagai kriteria penilaian kinerja. 
Institution Info

Universitas Katolik Soegijapranata