Abstract :
Persaingan dalam dunia bisnis yang semakin ketat memacu dunia
usaha untuk lebih peduli pada stategi dan taktik untuk memperoleh dan
mempertahankan pembeli dan calorip,embeli,Selama 'ini yang umum diukur
adalah kinerja keuangan seperti retilrl1 on investment; return on equity,
profit margin dan yang terbaru adalah economic value added dimana para
manajer yang berhasil "l11encapai tingkat keuntungan yang tinggi dianggap
berhasil namun semuanya itu hanya secara jangka pendek Pengukuran
seperti ini dianggap tidak memadai lagi untuk memperoleh informasi bagi
. kelangsungan hidup perusahaan. Untuk memperbaiki keadaan yang
demikian maki "muncul pengukuran-pengukuran yang si fatnya non
keuangan misalnya dari kepuasan pelanggan, kualitas dan lainnya. Balanced
Scorecard merupakan salah satualternatif pengukura"n kinerja tersebut yang
diperkenalkan oleh Kaplan dan Norton ini adalah karena pendekatan ini
berusaha menterjemahkan misi dan stategi perusahaan ke dalam tujuantujuan
dan pengukuran-pengukuran yang dilihat dari empat perspektif yaitu:
perspektif keuangan, perspektif pelanggan, persepektif prosesbisnis
internal, perspektif belajar dan pertumbuhan.