Institusion
Universitas Katolik Soegijapranata
Author
Seran, Maria Goreti Rosa Vong
Subject
Marketing Management
Datestamp
2018-02-02 08:20:19
Abstract :
Penelitian ini membahas tentang pola saluran pemasaran kopi Arabika dan kinerja
pasar saluran pemasaran di subdistrito Ainaro Vila dan desa Nugufu, distrito Ainaro,
Timor-Leste dengan komoditas utama yang diteliti adalah kopi Arabika. Data
dikumpulkan dengan metode wawancara, kuesioner dan dokumentasi, sedangkan
sumber data bersumber dari data primer dan sekunder. Data dianalisis menggunakan
analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan saluran pemasaran kopi
Arabika di subdistrito Ainaro Vila memiliki tiga pola saluran pemasaran yaitu : (1)
Pola saluran pemasaran tipe I : petani – pedagang besar – pedagang pengecer –
konsumen (supermarket), Pola saluran pemasaran tipe II : petani – pedagang
pengumpul kecamatan – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen
(supermarket), Pola saluran pemasaran tipe III : petani – tengkulak – pedagang
pengumpul kecamatan – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen
(supermarket). (2) Kinerja pasar dalam saluran pemasaran kopi Arabika dapat dilihat
pada sebaran marjin pemasaran, farmer share dan rasio keuntungan biaya yang
didapat berbeda-beda tergantung pada tingkatan saluran pemasaran yang dilalui.
Marjin terbesar pada pola saluran pemasaran tipe II yakni sebesar USD $4.63 per kg,
sementara marjin terendah terdapat pada pola saluran tipe I yakni sebesar USD $2.67
per kg. Farmer share yang diperoleh pada pola saluran tipe I sebesar 11,00 persen
sedangkan pola saluran pemasaran tipe II dan III sebanyak 7,40 persen. Total rasio
keuntungan biaya terbesar terdapat pada pola saluran tipe II yakni sebesar 2,45 persen,
diikuti pola saluran pemasaran tipe I sebesar 1,86 persen dan rasio keuntungan biaya
terendah terdapat pada pola saluran tipe III yakni sebesar 1,70 persen. Secara efisiensi
operasional pola saluran pemasaran tipe II merupakan pola saluran yang efisien,
karena memiliki nilai keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tipe pola
saluran pemasaran lainnya serta penyebaran rasio terhadap keuntungan relatif merata
dan menguntungkan bagi petani.