Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek penerapan sensory story dalam meningkatkan perilaku menggosok gigi pada anak autis. Penelitian ini menggunakan single case design dengan metode A-B-A dan follow up yang melibatkan dua orang subjek berjenis kelamin laki – laki, berusia 9 tahun dan 8 tahun yang sudah didiagnosa Autism Spectrum Disorder (ASD). Pengukuran perilaku menggosok gigi menggunakan skala perilaku menggosok gigi yang diisi oleh 3 rater. Penelitian ini menggunakan analisis Wilcoxon Test dan analisis deskriptif dengan media grafik. Setelah membandingkan antara Baseline l dan Baseline ll, terdapat peningkatan yang signifikan terhadap perilaku menggosok gigi pada subjek 1 dan subjek 2 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa efek sensory story dapat meningkatkan perilaku menggosok gigi pada anak Autism Spectrum Disorder (ASD).