Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Person-Organization
Fit terhadap Organizational Citizenship Behaviour Karyawan PT. X. Dalam
penelitian ini juga dilakukan uji tambahan untuk mengetahui perbedaan
Organizational Citizenship Behaviour berdasarkan karakteristik demograsif.
Hipotesis dalam penelitian ini: Hipotesis mayor (1) Terdapat Pengaruh Person-
Organization Fit (P-O Fit) dan Kepuasan Kerja terhadap Oganization Citizenship
Behaviour (OCB); Hipotesis Minor (2) Person-Organization Fit(P-O Fit)
mempunyai pengaruh positif terhadap Organizational citizenship
behaviour(OCB). Semakin tinggi Person-Organization Fit (P-O) Fit semakin
tinggi pula Organizational citizenship behaviour(OCB) karyawan dan Hipotesis
Minor (3) Kepuasan kerja mempunyai pengaruh positif terhadap Organizational
citizenship behaviour(OCB). Semakin tinggi Kepuasan kerja karyawan maka
semakin tinggi Organizational citizenship behaviour(OCB)nya
Penelitian ini menggunakan studi populasi pada karyawan yang
berjumlah 155 orang. Data dikumpulkan menggunakan skala Person-
Organization Fit, skala Kepuasan Kerja, dan skala Organizational Citizenship
Behavior. Berdasarkan analisa data dengan analisa regresi berganda (dua
prediktor) ditemukan: terdapat Pengaruh Person-Organization Fit dan Kepuasan
Kerja terhadap Organizational Citizenship Behaviour (nilai F hitung (128,702) >
F tabel (3,082) atau nilai signifikansi yaitu sebesar 0,000 yang kurang dari α
(0,05). Demikian halnya dengan nilai Koefisien determinasi yang digunakan
dalam penelitian ini adalah nilai Adjusted R Square yaitu sebesar 0,709 atau
sebesar 70,9%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel independen (Personorganization
fit dan kepuasan kerja) mampu menjelaskan variasi yang terjadi
pada Organizational Citizenship Behavior sebesar 70,9%. Sedangkan sisanya
29,1% dijelaskan oleh elemen lain di luar model.
Pengujian lebih lanjut untuk membuktikan hipotesis minor dalam
penelitian ini adalah teknik regresi linier yang menghasilkan bahwa Personorganization
fit mempunyai pengaruh terhadap Organizational Citizenship
Behaviour dengan koefisien regresi sebesar 0,194 , t hitung sebesar 3,592 , dan
nilai signifikansi sebesar 0,000. Oleh karena nilai t hitung (3,592) > nilai t tabel
(1,982) dan nilai signifikansi (0,000) < 0,05. Pengujian Hipotesis minor berikutnya
memperlihatkan hasil bahwa Kepuasan Kerja mempunyai pengaruh terhadap
Organizational Citizenship Behaviour dengan koefisien regresi sebesar 0,780 , t
hitung sebesar 14,442 , dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Oleh karena nilai t
hitung (14,442) > nilai t tabel (1,982) dan nilai signifikansi (0,000) < 0,05. Kajian
lebih mendalam melalui analisa komparatif juga menghasilkan temuan bahwa
tidak ada perbedaan OCB berdasarkan karakteristik demografis baik dari sisi
usia, pendidikan, jenis kelamin dan masa kerja karyawan.