DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN ANTARA RESILIENSI DAN REGULASI EMOSI DENGAN RELAPSE PASIEN PENYALAHGUNAAN NAPZA DI TEMPAT REHABILITASI YAYASAN RUMAH DAMAI SEMARANG
Total View This Week13
Institusion
Universitas Katolik Soegijapranata
Author
Nugrahani, Udyaksa Pratista
Subject
Emotional Maturity 
Datestamp
2018-11-19 03:58:18 
Abstract :
Relapse merupakan sebuah tantangan yang tidak dapat dipisahkan bagi penyalahguna Napza untuk mendapatkan kesembuhan penuh setelah menjalani proses rehabilitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dan regulasi emosi dengan relapse pasien penyalahgunaan Napza di tempat rehabilitasi Yayasan Rumah Damai Semarang. Penelitian dilakukan pada 23 orang subjek yang merupakan pasien penyalahgunaan Napza di Yayasan Rumah Damai Semarang. Alat ukur yang digunakan adalah skala relapse pasien penyalahgunaan Napza, skala resiliensi, dan skala regulasi emosi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi dua prediktor untuk menguji hipotesis mayor dan korelasi Product Moment Pearson untuk menguji hipotesis minor. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Ada hubungan yang sangat signifikan antara resiliensi dan regulasi emosi dengan relapse pasien penyalahgunaan Napza (R12y=0,738, p<0,01); 2) Ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara resiliensi dengan relapse pasien penyalahgunaan Napza (r1y=-0,702, p<0,01); 3) Ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara regulasi emosi dengan relapse pasien penyalahgunaan Napza (r2y=-0,633, p<0,01); dan sumbangan efektif kedua variabel bebas terhadap variabel tergantung adalah sebesar 49,9%. Kata kunci: resiliensi, regulasi emosi, relapse pasien penyalahgunaan Napza 
Institution Info

Universitas Katolik Soegijapranata