Abstract :
The Old Man and The Sea adalah salah satu novel terbaik yang ditulis oleh Ernest
Hemingway. Penuh dengan hal-hal tragedi dari seseorang yang tidak pernah menyerah dengan
hidupnya membuat novel ini lebih menarik dibandingkan novel-novel yang lain. Disajikan
dengan kata-kata yang sederhana membuat cerita dalam novel ini lebih mudah dimengerti oleh
para pembacanya. Cerita dalam novel ini dimulai dengan tokoh utamanya, Santiago el
Champeon. Dia adalah seorang lelaki tua yang memancing sendirian di pesisir pantai. Dia dulu
dikenal sebagai seorang Juara karena dia bisa mengalahkan pemenang pertandingan panco dalam
kotanya dan dia juga dapat menangkap tiga ikan sekaligus tiap harinya selama delapan puluh
lima hari. Setelah itu, selama delapan puluh empat hari lamanya dia memancing tanpa
mendapatkan ikan seekor pun dengan seorang anak laki-laki yang bernama Manolin. Situasi ini
membuat Santiago sedih dan dia bertekad untuk membuktikan sisi kepahlawanannya dalam
memancing. Akhirnya, dia memutuskan untuk pergi memancing sendirian.
Skripsi ini yang berjudul “The Study of Heroism, Narcissism, and Altruism in Ernest
Hemingway’s The Old Man and The Sea.†menggunakan pendekatan psikologi untuk
menganalisa Santiago sebagai tokoh utama dalam novel ini. Pendekatan psikologi adalah sebuah
pendekatan yang menganalisa kepribadian dan sifat seseorang. Dalam skripsi ini penulis akan
menganalisa bagaimana sisi kepahlawanan, narsis, dan altruis dapat muncul dalam novel ini.
Hasil dari analisa ini menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna. Dalam sifat
seseorang ada dua sisi: sifat baik dan sifat jahat.