Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nasabah bank dalam penggunaan layanan E-banking dengan menggunakan analisis Technology Acceptance Model (TAM). Objek dari penelitian ini adalah nasabah Bank yang pernah menggunakan layanan internet banking di kota Semarang dengan sampel berjumlah 162 orang. Data diproses dan dianalisis dengan menggunakan software SPSS 18 dan AMOS 19. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perceived risk dan personalization mempengaruhi behavioral intention to use secara tidak langsung melalui perceived usefulness, serta screen design dan accessibility mempengaruhi behavioral intention to use secara tidak langsung melalui perceived ease of use. Sedangkan screen design bukanlah variabel yang mampu memprediksi perceived usefulness, dan computer self-efficacy tidak berpengaruh terhadap ease of use. Attitude toward using berpengaruh secara tidak langsung terhadap actual system usage melalui behavioral intention to use. Selain itu juga ditemukan bahwa perceived usefulness tidak berpengaruh terhadap actual system usage secara tidak langsung melalui attitude toward using, tetapi melalui behavioral intention to use.