Abstract :
Dalam kondisi persaingan yang ketat, perusahaan dituntut selalu mengembangkan strateginya guna
mempertahankan eksistensinya, atau bahkan berkembang dan memperbaiki kinerjanya. Strategi terbaik
menurut perusahaan adalah dengan melakukan merger dan akuisisi. Banyak penelitian telah meneliti
tentang dampak dari merger dan akuisisi terhadap kinerja perusahaan akan tetapi hasilnya tidak konsisten.
Penelitian ini akan lebih memfokuskan pada akuisisi dikarenakan penggabungan sampel merger dan
akuisisi bisa menyebabkan bias dalam kesimpulan dan laporan keuangan antara perusahaan yang
melakukan merger dan akuisisi berbeda secara keseluruhan.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan go public kecuali perusahaan perbankan di
BEI yang melakukan akuisisi selama tahun 2002-2005, sebanyak 20 perusahaan. Untuk memfokuskan
permasalahan, penelitian ini hanya menguji kinerja rasio profitabilitas (OPM, NPM, ROI, dan ROE) dan
nilai pasar (PER, PBVR, dan DPR) sebelum dan sesudah akuisisi. Metode yang digunakan untuk melihat
perubahan kinerja rasio profitabilitas dan nilai pasar sebelum dan sesudah akuisisi adalah dengan melihat
rata-rata dan grafik setiap variabel. Signifikansi perbedaan dari kinerja rasio profitabilitas dan nilai pasar
sebelum dan sesudah akuisisi dapat diketahui dengan menggunakan uji beda t-test dengan sampel
berhubungan.
Pada saat pengujian dengan menggunakan rata-rata dan grafik, variabel ROE dikeluarkan dari
pengujian karena menyebabkan grafik menjadi tidak terbaca. Variabel DPR juga dikeluarkan dari
pengujian karena nilai minimum pada statistik deskriptif menunjukkan angka 0 yang berarti banyak
perusahaan-perusahaan yang melakukan akuisisi tidak mengeluarkan deviden baik sebelum akuisisi dan
sesudah akuisisi sehingga dapat menyebabkan pengukuran sangat sulit untuk dilakukan. Hasil analisis
menunjukkan bahwa kinerja rasio profitabilitas sesudah akuisisi menurun dan nilai pasar sesudah akuisisi
meningkat akan tetapi penurunan dan peningkatan tersebut tidak menunjukkan adanya perbedaan yang
signifikan