Abstract :
Detektor Logam yang banyak dijumpai, umumnya memanfaatkan perubahan
medan magnetik dari suatu kumparan (lilitan) yang kemudian perubahan tersebut akan
dideteksi secara elektronis. Pada perancangan alat ini menggunakan gelombang
elektromagnetik (medium wave) sebagai pendeteksi benda-benda yang mengandung
logam yang dihasilkan dengan modulasi amplitudo dari suatu osilator sehingga dengan
modulasi amplituda akan dibangkitkan sinyal dengan frekuensi diantara 530 Khz hingga
1,6 Mhz.
Bila sinyal tersebut terhalang oleh suatu logam maka akan terjadi kenaikan
tegangan pada detektor puncak karena terjadi pantulan saat gelombang elektromagnetik
mengenai logam. Untuk mengetahui Ada dan tidaknya logam ini diatur oleh suatu
komparator.