Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
penerapan cerita sosial terhadap frekuensi kemunculan senyum sosial anak
autis. Senyum merupakan modal utama meraih sukses dalam pergaulan.
Kemampuan ini dianugerahkan agar manusia bisa saling mengenal,
membangun hubungan yang ramah, makin dekat, dan hidup bersamasama.
Senyum menawarkan persahabatan, karena itu senyum sangatlah
penting bagi interaksi sosial. Selain itu senyum juga berpengaruh pada
kesehatan mental, sehingga senyum sosial sangatlah penting untuk
diajarkan kepada anak autis yang mana kita ketahu bahwa anak autis
mengalami kesulitan dalam mengenali emosi orang lain sehinga mereka
tidak mampu mengekspresikan emosinya, apalagi melakukan kontak
emosi dengan orang lain.